Pekerja Badut Jalanan Dikeroyok Tiga Orang

Pelaku dalam kondisi mabuk

banner 468x60

Pawisikbali.com – Denpasar, Sebuah video yang memperlihatkan aksi pengeroyokan terhadap seorang pengamen badut di Denpasar viral di media sosial. Peristiwa ini terjadi pada Minggu (9/2/2025) sekitar pukul 00.30 WITA di simpang Jalan Waturenggong – Tukad Banyusari, Denpasar Barat.

Korban, Febri Andika (25), mengalami luka-luka setelah dianiaya oleh sekelompok pelaku. Ia mengalami mata kiri bengkak, luka robek di dahi kiri, benjol di kepala belakang kiri dan dahi depan, serta luka cakar di pipi kanan.

banner 336x280

Berdasarkan laporan korban, peristiwa ini berawal ketika korban sedang mengamen di pertigaan lampu merah jalan Sudirman – Waturenggong Denpasar. Tiba-tiba, empat orang pelaku yang mengendarai sepeda motor datang dari arah timur Jalan Waturenggong meneriaki korban dan mengacungkan jari tengah.

Merasa tidak terima, korban kemudian menegur pelaku dengan menanyakan maksud dari gestur tersebut. Salah satu pelaku pun turun dari motor, dan korban sempat mendorong bahu pelaku. Namun, bukannya mereda, situasi justru memanas. Para pelaku langsung mengeroyok korban secara brutal hingga akhirnya warga sekitar melerai kejadian tersebut.

Menindaklanjuti laporan tersebut, Unit Reskrim Polsek Denpasar Barat di bawah pimpinan Kanit Reskrim IPTU Rifqi Abdillah, S.Tr.K., S.I.K., M.H., langsung melakukan penyelidikan dan berkat bantuan warga yang ada disekitar TKP pelaku akhirnya diamankan pada Minggu (9/2/25)

Dua pelaku yang diamankan adalah kakak beradik berinisial RGL (38) dan HUB (20). Saat diinterogasi, keduanya mengakui telah menganiaya korban secara bersama-sama. Mereka juga mengungkapkan bahwa sebelum kejadian, mereka sempat mengonsumsi minuman keras.

“Saat ini kedua pelaku telah diamankan di Polsek Denpasar Barat untuk proses hukum lebih lanjut, sementara pelaku lainnya masih dalam pengejaran,” ujar Kasi Humas Polresta Denpasar AKP I Ketut Sukadi.

Sumber: IG polrestadenpasar

banner 336x280

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


The reCAPTCHA verification period has expired. Please reload the page.