Pawisikbali.com, Mohammad Jumhur Hidayat adalah tokoh aktivis buruh dan pergerakan sosial yang kini menjabat sebagai Menteri Lingkungan Hidup/Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup setelah dilantik oleh Prabowo Subianto pada 27 April 2026.
Ia dikenal luas sebagai figur yang lama berkecimpung dalam isu ketenagakerjaan, gerakan rakyat, serta advokasi kebijakan publik.
Latar Belakang & Pendidikan
Jumhur lahir di Bandung pada 18 Februari 1968. Ia menempuh pendidikan tinggi di Institut Teknologi Bandung, jurusan Teknik Fisika.
Sejak masa kuliah di era Orde Baru, ia sudah aktif dalam gerakan mahasiswa dan sering terlibat dalam aksi sosial-politik, terutama terkait pembelaan rakyat kecil.
Jejak Aktivisme
Kariernya berakar kuat dari dunia aktivisme.
- Aktif memimpin dan mengorganisir aksi mahasiswa sejak akhir 1980-an
- Pernah ditahan (1989–1992) akibat aksi demonstrasi politik di kampus
- Terlibat dalam berbagai gerakan advokasi petani, buruh, dan masyarakat terdampak kebijakan pemerintah
Setelah era reformasi, ia semakin dikenal sebagai tokoh buruh nasional.
Karier & Organisasi
Jumhur memiliki pengalaman panjang di bidang ketenagakerjaan dan pemerintahan, antara lain:
- Ketua Umum Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI)
- Pendiri dan penggerak organisasi buruh seperti Gaspermindo
- Kepala BNP2TKI (Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia) pada era Presiden Susilo Bambang Yudhoyono
Ia juga sempat aktif di dunia politik dan berbagai aliansi gerakan rakyat.
Penunjukan sebagai Menteri
Pada April 2026, Jumhur resmi masuk kabinet sebagai Menteri Lingkungan Hidup, menggantikan pejabat sebelumnya.
Penunjukannya dinilai sebagai langkah yang membawa perspektif aktivis dan buruh ke dalam kebijakan lingkungan, terutama terkait isu:
- pengelolaan sampah
- dampak industri terhadap lingkungan
- perlindungan masyarakat terdampak
Ia sendiri menegaskan bahwa persoalan lingkungan, khususnya sampah, menjadi salah satu prioritas utama yang harus segera ditangani.
Karakter & Ciri Khas
Jumhur dikenal sebagai:
- Aktivis yang vokal dan kritis sejak muda
- Tokoh buruh dengan basis massa kuat
- Figur yang beberapa kali berhadapan dengan aparat karena sikap politiknya
Perjalanan hidupnya mencerminkan perpaduan antara aktivisme jalanan dan pengalaman birokrasi.
Jumhur Hidayat bukan figur birokrat murni, melainkan representasi aktivis yang masuk ke lingkar kekuasaan. Latar belakangnya di gerakan buruh dan advokasi rakyat menjadikannya sosok yang diharapkan membawa pendekatan berbeda dalam menangani isu lingkungan—terutama yang bersinggungan langsung dengan masyarakat bawah.



















