Gurita Bisnis Bule di Bali, Banyak yang Ilegal

Pemerintah tak bisa mencegah?

banner 468x60

Pawisikbali.com – Denpasar, Bali menjadi tujuan wisata wisatawan baik domestik maupun mancanegara. Jika sebelumnya wisatawan mancanegara ini berlibur ke Bali untuk menikmati keindahan alam dan keberagaman adat budaya yang adiluhung, berbeda dengan saat ini.

Beberapa wisatawan atau warga negara asing (WNA) datang ke Bali untuk berbisnis. Bali kini menjelma bak gula yang diincar oleh semut-semut dari berbagai negara.

banner 336x280

Minat WNA untuk datang berbisnis mulai meningkat setelah pandemik Covid-19 dan mulainya perang Rusia dan Ukraina. WNA ini lebih memilih untuk tinggal di Bali dengan alasan bisa bekerja secara remote dan biaya hidup jauh lebih murah dari di negaranya.

Apalagi dengan dibukanya ijin Kartu Izin Tinggal Terbatas (KITAS) yang diberikan kepada WNA yang melakukan investasi (investor) atau sebagai tenaga ahli. WNA semakin leluasa untuk datang ke Bali melakukan bisnis.

Sayangnya, tak sedikit para WNA ini justru memanfaatkan KITAS ini untuk melakukan bisnis ilegal. Alih-alih datang sebagai investor, mereka justru mencari kerja di tempat ini. Atau, para WNA ini membuka bisnis dengan skala kecil mirip UMKM.

Hal ini justru menjadi masalah bagi Bali. Masyarakat Bali akan semakin terpinggirkan dengan masifnya bisnis WNA ini masuk ke segala sektor usaha hingga UMKM. Pastinya, warga lokal Bali akan kalah bersaing dengan para WNA ini. Bukan karena skill atau keahlian, melainkan karena para WNA ini memiliki modal finansial yang jauh lebih besar.

Belum lagi, mereka ditenggarai mampu “bernegoisasi” dengan baik dengan oknum-oknum pengambil keputusan di lapangan. Hal ini menyebabkan mereka dengan leluasa untuk menjalankan bisnis ilegalnya.

Apakah hal ini akan dibiarkan begitu saja? Seharusnya pemerintah dan para pemangku kebijakan bisa bersatu untuk menyelesaikan masalah ini. Revisi aturan investasi bagi para WNA ini juga bisa menjadi solusi.

Selain itu, sidak-sidak menyasar para WNA yang bekerja atau berusaha secara ilegal harus lebih masif. Tidak harus menunggu suatu hal viral di media sosial untuk bergerak. Jangan buta hati dan buta mata karena ini demi kepentingan Bali ke depannya.

banner 336x280

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


The reCAPTCHA verification period has expired. Please reload the page.