Pembangunan Jalan Gatsu-Canggu-Mengwi akan Dilanjutkan untuk Atasi Kemacetan

Pemkab Badung siap melanjutkan

Ekonomi370 Views
banner 468x60

Pawisikbali.com – Badung, Upaya mengatasi kemacetan lalu lintas yang menjadi permasalahan utama bagi Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Badung dilakukan dengan membuka ruas jalan baru. Rencana pembangunan sejumlah jalur baru ini disampaikan oleh Bupati Badung, I Nyoman Giri Prasta, dalam jawaban pemerintah terhadap pandangan umum fraksi-fraksi DPRD Badung pada Kamis (13/2/2025).

Giri Prasta menjelaskan bahwa dalam Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) terkait Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW), telah dimasukkan rencana pengembangan jaringan transportasi guna mengurangi kepadatan lalu lintas di Badung bagian tengah. Rencana tersebut mencakup jalur Simpang Gatot Subroto–Canggu–Mengwi serta pembangunan jalan yang menghubungkan Abianbase, Sempidi, Sading, dan Gulingan, disertai peningkatan kapasitas beberapa ruas jalan di sekitarnya.

banner 336x280

Di wilayah Badung Selatan, pengembangan jalan akan berlanjut dengan penyelesaian jalan lingkar Kuta Selatan. Fokus utama berada pada segmen 4 yang menghubungkan Pantai Cemongkak dengan kawasan Jimbaran Hijau, serta segmen 2 yang menghubungkan Jalan Alas Arum dengan Jalan Raya Uluwatu, yang diharapkan dapat mengurangi kemacetan di daerah tersebut.

Di tempat terpisah, Sekretaris Daerah (Sekda) Badung, Ida Bagus Surya Suamba, menjelaskan bahwa pada tahun 2025 proyek ini masih dalam tahap perencanaan, dengan pembebasan lahan dijadwalkan untuk tahun 2026. Sebelum pembangunan dimulai, akan dilakukan sosialisasi kepada masyarakat terkait proyek tersebut.

Mantan Kepala Dinas PUPR Badung itu juga menambahkan bahwa jalur baru nantinya akan membentang dari Jalan Gatot Subroto menuju Canggu dan selanjutnya ke wilayah Mengwi. Pembangunan jalan akan dilakukan di sepanjang tepi sungai untuk mengurangi dampak terhadap lahan pertanian.

Ruas jalan yang mengarah ke Mengwi akan bermuara di sebelah barat Terminal Mengwi dan terhubung dengan jalan menuju Singaraja. Surya Suamba menegaskan bahwa proyek ini merupakan kelanjutan dari pembangunan Jalan Gatot Subroto yang sebelumnya ditangani oleh pemerintah pusat.

Menyikapi kepadatan penduduk di wilayah yang akan dilewati proyek ini, ia menyatakan bahwa akan dilakukan pengecekan serta sosialisasi lebih lanjut. “Kami akan mengedepankan pendekatan yang bertujuan untuk kepentingan bersama. Jika diperlukan, kami akan melakukan pembebasan lahan dan relokasi rumah warga yang terdampak,” ungkapnya. Jalan yang direncanakan ini memiliki panjang sekitar 6 kilometer.

banner 336x280

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


The reCAPTCHA verification period has expired. Please reload the page.