Pawisikbali.com – Badung, Waktu berlalu begitu cepat, dan Bali United FC terus berkembang dengan berbagai inovasi dalam perjalanan sepak bola Indonesia.
Klub yang dikenal dengan julukan Serdadu Tridatu ini merayakan satu dekade perjalanannya pada 15 Februari 2025.
Tepatnya pada 15 Februari 2015, klub ini didirikan dengan harapan menjadi salah satu tim profesional terkemuka di Indonesia, menjadikan Bali sebagai basis utama mereka.
Menurut CEO Bali United, Yabes Tanuri, cikal bakal klub ini dimulai pada akhir 2014, ketika manajemen dan stakeholder lainnya melakukan pertemuan untuk mengakuisisi Persisam Putra Samarinda. Mereka melihat bahwa Jakarta dan Pulau Jawa sudah memiliki banyak klub, sementara Bali telah lama tidak memiliki tim profesional. Setelah mendapatkan izin dari pemerintah setempat, Bali United pun resmi berdiri pada 15 Februari 2015.
Perjalanan awal Bali United tidak berjalan mulus. Hanya tiga bulan setelah didirikan, pada Mei 2015, PSSI mendapat sanksi dari FIFA akibat dualisme organisasi dan campur tangan pemerintah. Kompetisi sepak bola di Indonesia pun terhenti. Meski demikian, Bali United tetap aktif dengan mengadakan turnamen Bali Island Cup 2015, yang kemudian dimenangkan oleh Arema FC.
Setahun kemudian, pada Mei 2016, FIFA mencabut sanksi terhadap Indonesia, memungkinkan kembalinya kompetisi sepak bola nasional. Torabika Soccer Championship 2016 menjadi awal mula sebelum terbentuknya Liga 1, yang resmi dimulai pada 2017.
Di musim debutnya di Liga 1, Bali United menunjukkan potensi besar. Setelah mengalami hasil minor di laga awal, mereka mulai meraih kemenangan saat melawan Persela Lamongan. Tim ini tampil atraktif dengan produktivitas gol tinggi, mengoleksi 68 poin dari 21 kemenangan, 5 imbang, dan 8 kekalahan. Sayangnya, meski memiliki poin yang sama dengan Bhayangkara FC, mereka kalah dalam perhitungan head-to-head dan harus puas dengan status “Juara tanpa Mahkota”.
Setelah kegagalan meraih gelar pada 2017, Bali United terus berkembang, membangun fasilitas seperti Bali United Megastore, Bali United Café, dan Bali United Playland untuk meningkatkan keterlibatan suporter.
Pada 2018, tim ini untuk pertama kalinya berkompetisi di level Asia melalui AFC Cup 2018, meskipun hasilnya belum memuaskan. Di Piala Presiden 2018, mereka mencapai final namun dikalahkan Persija Jakarta. Liga 1 2018 pun diakhiri di posisi ke-11 dengan 45 poin.
Tahun 2019 menjadi titik balik dengan kedatangan pelatih Stefano Cugurra (Teco) dari Persija Jakarta. Ia melakukan perombakan tim dengan mendatangkan pemain seperti Paulo Sergio, Willian Pacheco, dan Leonard Tupamahu. Hasilnya, Bali United menjuarai Liga 1 2019 dengan 64 poin dari 19 kemenangan, 7 imbang, dan 8 kekalahan. Teco mencatat sejarah sebagai pelatih yang memenangkan dua gelar Liga 1 secara beruntun dengan dua tim berbeda.
Sayangnya, euforia juara terhambat oleh pandemi COVID-19 pada 2020. Kompetisi Liga 1 dihentikan setelah hanya tiga pertandingan, menyebabkan ketidakpastian. Meskipun beberapa tim bubar, Bali United tetap berlatih dan mempertahankan skuatnya meski harus menghadapi pemotongan gaji.
Setelah lebih dari setahun tanpa kompetisi, Liga 1 2021/2022 akhirnya bergulir kembali dengan protokol kesehatan ketat dan tanpa penonton. Bali United sukses mempertahankan gelarnya, mengumpulkan 75 poin dari 23 kemenangan, 6 imbang, dan 5 kekalahan. Mereka menjadi klub pertama yang meraih gelar Liga 1 secara back-to-back, sekaligus menjadikan Teco sebagai pelatih dengan tiga gelar Liga 1 beruntun.
Tak berhenti di situ, Bali United terus berinovasi dengan membangun Training Center di Pantai Purnama, Gianyar. Fasilitas seluas 30 hektar ini dilengkapi dengan 8 lapangan, ruang gym, fisioterapi, ruang ganti, serta berbagai fasilitas pendukung lainnya untuk pengembangan pemain.
Memasuki usia 10 tahun, Bali United bertekad untuk terus menjadi pelopor dan inovator dalam sepak bola Indonesia. Pelatih Teco berharap Training Center ini dapat menjadi tempat berkembangnya talenta muda, baik untuk Bali United maupun Timnas Indonesia.
Selamat ulang tahun, Bali United! Semoga terus berjaya di masa mendatang!













