Pawisikbali.com – Badung, Dua beach club terbesar di Bali ditutup atas rekomendasi DPRD Provinsi Bali. Kedua beach club ini masing-masing Atlas Beach Club dan Finns Beach Club ditutup karena kasus yang dianggap menodai simbol agama Hindu.
Atlas Beach Club karena kasus visualisasi Dewa Siwa di Atlas Super Club, sedangkan Finns Beach Club karena kasus kembang api tahun lalu. Polemik terkait penutupan beach club ini membuat Bupati Badung, I Nyoman Giri Prasta akhirnya angkat bicara.
Wakil Gubernur Bali terpilih ini menyebutkan penutupan tersebut berdampak signifikan terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD). Giri Prasta memastikan bahwa kedua usaha tersebut akan segera dibuka kembali.
Tak hanya bagi PAD, ia menyebutkan dampaknya juga berpengaruh bagi masyarakat yang bekerja di sana. Giri Prasta menambahkan, bahwa dirinya dan instansi terkait telah melakukan koordinasi dan sinergi terkait hal tersebut.
Giri Prasta memastikan bahwa Atlas dan Finns akan kembali beroperasi. Saat ditanya mengenai izin Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL) yang belum dikantongi Finns, Giri Prasta menyerahkan hal ini kepada tim teknis. Menurut aturan, AMDAL seharusnya sudah dimiliki sebelum usaha beroperasi.
Giri Prasta menegaskan bahwa dirinya tidak anti investasi, namun dengan catatan tegas, jangan sampai masyarakat lokal terpinggirkan.













